​Kita terlanjur mempunyai anggapan semakin keras usaha ritual yg kita lakukan maka akan semakin tinggi tingkat pencapaian kita harap diingat bukan perkara gentur rajin tapanya dan ritualnya akan tetapi kepasrahan diri anda yg utama, Memang benar adanya kita melakukan ritual ritual tertentu dgn maksud dan tujuan tertentu tapi diingat spiritual itu jalan tanpa jalan dan memang tidak ada jalan dan siapa juga yg membuat jalan kalau bukan sebuah hal yg mengada adakan melakukan pendekatan pendekatan malah menjauhkan, Kita diajarkan siloka metafor perumpamaan sanepan bagaimana gunung gunung yg  tinggi gagah dan menjulang tidak terpilih yg dipilih hanyalah sebuah bukit kecil jauh dari standar nominasi, Dikiaskan seumpama kita terjebak dilumpur hidup semakin kita berontak dan berusaha membebaskan diri kita akan semakin tenggelam. Saat anda pasrah energy anda menyebar merata tidak mengumpul disatu titik saat itulah anda akan memahami bukan karena anda belajar, pemahaman itu timbul dari diri anda sendiri, Contoh kasarnya begini anda tidak punya uang coba anda fikirkan dgn keras kalau tdk kepala anda pusing coba pasrah dan anda akan mendapatkan pemahaman dan jalan keluar, kenapa malaikat bisa terbang ? karena dia telah membuang semua beban hidupnya jadi ringan bisa terbang